Susu sebagai bukti asal usul Melayu

Teori teori baru dan lama yang mengatakan Melayu itu pendatang dari sana dan sini itu mudah saja kita ketepikan bersandarkan beberapa fakta dan salah satu daripadanya ialah daripada kosa kata umum yang digunakan oleh penutur bahasa di Rantau Melayu yang bernaung di bawah payung Austronesia.

Perkataan susu dikalangan penutur kebanyakkan bahasa Austronesia merujuk kepada buah dada, bukan kepada air susu. Bahasa Melayu lebih refined, dari segi membedakan antara bahan dan sumber keluarannya.

Maori uu (bunyi oo-oo?)
Tahiti tiitii (mungkin di sini asal Melayu?)
Samoa susu
Tonga huhu
Jawa susu
Yogya payudara
Jawa Kuno susu
Madura soso
Banjar susu
Melayu tetek, buah dada
Melayu Sarawak nenen
Minangkabau susu
Cebu suso
Tagalog suso
Bintulu titiʔ (mungkin juga dari sini?)
Makassar susu
Toba Batak susu
Sunda susu
Melayu Ambon susu
Tetum (Timor) susun

Rujukan ethnolog bahasa bahasa Austronesia yang punyai banyak cognate dengan kosa kata kita boleh dilihat di SINI.

Topik relevan jarak jauh: KESTURI
dan di nahdah.

20 thoughts on “Susu sebagai bukti asal usul Melayu

  1. Ada org kata: Actually t. bsr memang distracting, tak kira samada yg melihatnya lelaki atau perempuan.

    Samada mereka berjalan, berdiri atau bercakap, tumpuan mata masih ke arah ‘itu’, samada sengaja atau tidak.

    G. Tee, Tini – Klebang

    (silap pi komen tang story lain tak sat)

    Di, silap tembak bahaya tau. Distracting tu memang, tapi yang lagi puaka ialah yang sengaja intentional mau distract orang dengan endowment mereka tu.

  2. setuju.

    T besar mmg menganggu gugat keamanan mata dan hati. perlu pakai tudung labuh sket yg ada T.Besar. Subhannallah dan bersyukurlah sape yg dapat t.besar.
    shah mau cadangkan ISA untuk yang berT besar?

  3. Boleh gabung?
    Ada masukan, bahasa Sunda (modern) ternyata punya arti yang persis sama dengan dalam prasasti Melayu (kuno) (Sriwijaya) di Kedukan Bukit Palembang, ya?

    Chaedar Saleh Reksalegora, tentunya ada, apalagi kalau disebut Bukit Palembang, itukan asalnya Wan Empuk Wan Malini yang tersebut di dalam Sejarah Melayu?

  4. Misalnya kata MAMAWA ~> MEMBAWA

    Sepintas lalu memang tidak banyak beda, ada cadangan atau senarai perkaataan Sunda yang sama atau hampir sama?

  5. Istilah “pendatang” itu sendiri sarat dengan konotasi negatif yang menjurus kepada pengkelompokan kepada kumpulan “kita” dan “mereka”.

    Dalam membicarakan tentang asal usul sesuatu bangsa, harus diambilkira fakta sains yang telahpun menunjukkan penghijrahan manusia dari satu kelompok moyang dari Afrika [melalui bukti DNA mitokondria]. Sudah tentuk kelompok manusia itu tidak jatuh dari langit dengan begitu saja.

    Dan harus juga difahami bahawa geologi bumi sekarang berbeda dengan geologi bumi 10 000 mahupun 100 000 tahun dahulu apabila manusia awal muncul. Kawasan yang dulunya tersambung menjadi terputus apabila dibanjiri laut, dan ini bisa memencilkan kelompok manusia yang pernah terjalin, sahingga membentuk bangsa yang mempunyai ciri khas. Lagipun manusia saling berinteraksi melalui perdagangan dan peresapan budaya memang sesuatu hal yang begitu semulajadi sekali.

    Dinamika evolusi Bob, Melayu dahulu dan Melayu sekarang sudah banyak berubah dari banyak segi, sikap materialis semakin dominan!

  6. Tom,
    Satu kajian ilmiah yang menarik. (januari ni aku bertugas di Kuching pula. Belum puas di Sri Aman mereka dah tarik aku ke sana. Apa nak buat. Saya yang menurut perintah)

    Din, Kuching pun khabarnya pasti menarik walaupun mungkin tiada sentuhan nostalgia romantis seperti Sri Aman. Hang bagus punya orang, itulah diperlukan di Kuching.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s